Pertarungan sengit Michael Jordan melawan NASCAR kini memasuki babak baru. Kasus ini telah mencapai pengadilan federal. Sidang juri berpotensi mengguncang industri olahraga motor Amerika. Gugatan antitrust ini mengungkap banyak hal rahasia. Komunikasi pribadi para petinggi dan keuangan NASCAR pun terbuka. Ketegangan antara eksekutif dan peserta pun memuncak. Denny Hamlin, pemilik 23XI Racing, memberikan peringatan. Ia mengatakan “sarung tangan akan dilepas” selama persidangan. “Para fans telah dicuci otak dengan omong kosong NASCAR,” tulis Hamlin. “Kebohongan akan berakhir Senin ini. Saatnya kebenaran. Saatnya perubahan.”
Latar Belakang Gugatan Antitrust
Gugatan ini diajukan oleh 23XI Racing. Tim ini dimiliki oleh legenda basket, Michael Jordan. Ia didampingi pembalap Denny Hamlin dan manajer bisnisnya, Curtis Polk. Mereka bergabung dengan Front Row Motorsports. Kedua tim ini menolak menandatangani perjanjian charter baru. Mereka adalah satu-satunya dari 15 tim yang menolak. Selama lebih dari dua tahun, semua tim memperjuangkan syarat yang lebih baik. Namun, syarat akhir yang ditawarkan masih jauh dari harapan. Oleh karena itu, 23XI dan Front Row menuduh NASCAR sebagai monopoli. Mereka mengajukan gugatan berdasarkan hukum antitrust. Sistem charter sendiri diperkenalkan tahun 2016. Ini mirip model franchise di olahraga profesional lain. Charter menjamin satu slot dalam balapan. Tim juga mendapatkan bagian dari hadiah uang. Meskipun begitu, tim-tim berpendapat model pendapatan tidak layak. Mereka menginginkan charter permanen dan persentase pendapatan lebih besar. Mereka juga ingin ikut serta dalam tata kelola olahraga.
Pembelaan Pihak NASCAR
Di sisi lain, NASCAR memiliki pembelaannya sendiri. Mereka didirikan 76 tahun lalu oleh keluarga France. NASCAR berpendapat tidak melanggar hukum antitrust. Mereka menyatakan praktik bisnis mereka normal. Selain itu, pembayaran dalam perjanjian charter 2025 meningkat. Ini membuktikan mereka tidak anti-persaingan. NASCAR juga menunjuk opsi “tim terbuka”. Tim ini bisa masuk balapan tanpa charter. 23XI dan Front Row telah berkompetisi sebagai tim terbuka. Tentu saja, hal ini membuat mereka kehilangan jutaan dolar. Fase penemuan sebelum persidangan mengungkap data menarik. NASCAR menghasilkan lebih dari $100 juta pada tahun 2024. Ini menunjukkan kekuatan finansial organisasi tersebut.
Drama di Balik Layar Gugatan
Fase penemuan ini brutal bagi kedua belah pihak. Banyak komunikasi pribadi yang tidak pantas terungkap. Komisaris NASCAR, Steve Phelps, ikut terseret. Ia menyebut pemilik tim Hall of Fame, Richard Childress, sebagai “dinosaurus”. Ia juga menyebutnya “idiot” dan “redneck bodoh”. Selain itu, seorang eksekutif NASCAR mengklaim fans olahraga ini tidak bisa baca. Mereka juga mengancam akan mematikan seri balapan milik Tony Stewart. Di sisi lain, presiden 23XI terciduk mengatakan sesuatu yang kasar. Ia mengatakan ketua NASCAR, Jim France, harus mati. Sebaliknya, Denny Hamlin mengakui tidak menyukai keluarga France. Michael Jordan bahkan bercanda soal kerugiannya. Ia bilang lebih banyak kehilangan uang di kasino. Drama ini menunjukkan ketegangan yang sangat personal.
Kemungkinan Hasil dari Persidangan
Kasus ini masih bisa diselesaikan secara damai kapan saja. Jika 23XI menang, juri akan menentukan kerugian moneter. Hakim Kenneth Bell bisa melipatgandakan jumlahnya. Ia juga bisa membongkar monopoli yang ditemukan. Ancaman terbesar bagi NASCAR adalah perintah untuk menjual olahraga ini. Keluarga France bisa kehilangan kendali. Sistem charter bisa dibongkar. Sebaliknya, jika NASCAR menang, masa depan 23XI Racing dan Front Row Motorsports suram. Mereka mungkin tidak akan bertahan setelah 2026. Enam charter yang mereka pegang akan dijual. Satu charter terakhir laku seharga $45 juta. Pada akhirnya, persidangan ini akan menentukan masa depan olahraga motor Amerika.