Mohamed Salah Bawa Mesir Bangkit Dramatis di Piala Afrika 2025

Mohamed Salah Bawa Mesir Bangkit Dramatis di Piala Afrika 2025

Awal Sulit Mesir di Laga Pembuka

Mohamed Salah kembali menunjukkan mental juara saat Timnas Mesir bangkit dan menang dramatis atas Zimbabwe pada laga pembuka Piala Afrika 2025. Pertandingan berlangsung di Agadir, Maroko, dan menyuguhkan cerita penuh emosi. Namun demikian, kemenangan ini tidak datang dengan mudah. Mesir sempat tertinggal lebih dulu akibat gol mengejutkan dari Prince Dube. Oleh karena itu, tekanan besar langsung menyelimuti skuad Tujuh Kali Juara Afrika.

Sejak menit awal, Mesir tampil dominan. Namun, efektivitas menjadi masalah utama. Salah, Omar Marmoush, dan Trezeguet silih berganti menciptakan peluang. Akan tetapi, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat Zimbabwe tetap bertahan. Selain itu, penampilan gemilang Washington Arubi juga memperlambat laju Mesir. Kiper berusia 40 tahun itu berkali-kali menggagalkan peluang emas.

Gol Kejut Prince Dube Ubah Jalannya Laga

Pada menit ke-20, Zimbabwe justru mencuri gol. Prince Dube memanfaatkan kelengahan lini belakang Mesir. Ia mengontrol umpan silang dengan sempurna. Setelah itu, Dube berputar cepat di kotak penalti. Kemudian, ia menyelesaikan peluang dengan kaki kiri. Gol ini langsung membungkam stadion. Mesir pun tersentak dan meningkatkan intensitas serangan.

Meski terus menekan, Mesir tetap gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir. Salah mengirim dua umpan matang ke tiang jauh. Namun, Trezeguet dan Emam Ashour belum mampu mengonversinya. Bahkan, sundulan Trezeguet sempat membentur mistar. Dengan demikian, Mesir masuk ruang ganti dengan rasa frustrasi.

Marmoush Samakan Kedudukan dan Bangkitkan Harapan

Memasuki babak kedua, Mesir bermain lebih agresif. Omar Marmoush menjadi motor serangan dari sisi kiri. Ia terus menusuk pertahanan Zimbabwe. Pada menit ke-64, upaya Marmoush akhirnya berbuah hasil. Ia menggiring bola dari sisi kiri. Setelah itu, ia melepaskan tembakan keras dari sudut sempit. Bola meluncur deras ke atap gawang. Skor pun imbang.

Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Stadion kembali bergemuruh. Mesir semakin percaya diri. Sementara itu, Zimbabwe mulai kelelahan. Namun demikian, mereka tetap bertahan dengan disiplin tinggi. Hingga menit akhir, skor masih sama kuat. Banyak penonton mulai menerima hasil imbang.

Insting Pembunuh Salah di Waktu Tambahan

Saat laga memasuki masa stoppage time, Mohamed Salah kembali membuktikan kelasnya. Ia berada di posisi tepat saat bola liar muncul di kotak penalti. Dengan kekuatan tubuh dan ketenangan, Salah menahan lawan. Kemudian, ia menyodok bola melewati Arubi. Gol tersebut terjadi satu menit sebelum peluit akhir.

Gol ini memastikan kemenangan 2-1 untuk Mesir. Selain itu, gol ini menegaskan reputasi Salah sebagai pemain besar. Meski telah meraih banyak trofi bersama Liverpool, Piala Afrika masih menjadi ambisi terbesarnya. Oleh karena itu, gol ini terasa sangat spesial.

Performa Individu dan Statistik Singkat

Berikut ringkasan performa kunci dalam pertandingan ini:

Elemen UtamaMesirZimbabwe
Penguasaan BolaDominanBertahan
Pencetak GolMarmoush, SalahPrince Dube
Pemain KunciMohamed SalahWashington Arubi
Momentum PenentuGol menit akhirGol kejutan awal

Tabel ini menunjukkan bagaimana Mesir mengendalikan laga. Namun, Zimbabwe tetap memberikan perlawanan sengit.

Tantangan Berikutnya di Grup B

Setelah kemenangan ini, Mesir akan menghadapi Afrika Selatan pada laga berikutnya di Grup B. Mereka berharap meningkatkan ketajaman lini depan. Di sisi lain, Zimbabwe akan bertolak ke Marrakesh untuk melawan Angola. Meski kalah, semangat juang Zimbabwe patut diapresiasi.

Bagi Mesir, kemenangan ini menjadi awal cerita panjang. Salah berharap turnamen di tanah Afrika Utara membawa keberuntungan. Dengan dukungan fans dan pengalaman pahit dua final sebelumnya, ambisi mengangkat trofi semakin besar. Jika efisiensi membaik, Mesir berpeluang melangkah jauh hingga Rabat.